Sebagai salah salah satu bentuk pemasaran yang Tim Recovery lakukan terhadap hasil produksi Home Industry binaan adalah dengan mengikutsertakan produk-produk hasil produksi kelompok Home Industry pada berbagai pameran. Pada kesempatan ini beberapa macam produk dipamerkan pada Expo Koperasi Wanita tahun 2011 yang berlangsung tanggal 22 – 24 Juli 2011 di Balai Utari Gedung Wanitatama Yogakarta.
Showing posts with label Home Industry. Show all posts
Showing posts with label Home Industry. Show all posts
Jul 29, 2011
Tinjauan Produksi Pembuatan Kripik Enthik Dsn. Petung
Minggu, 17 Juli 2011 Tim Recovery melakukan tinjauan kegiatan Home Industry untuk melihat proses produksi kelompok home industry “Ngudi Rejeki”, kebetulan pada saat Tim berkunjung sedang dilakukan proses produksi pembuatn kripik enthik.
Kripik enthik terbuat dari bahan sejenis talas atau keladi, bagian umbi yang merupakan bahan utama kripik enthik dikupas dan dilakukan perlakuan tertentu untuk menghilangkan rasa gatal yang terdapat pada umbi sebelum digoreng.
Pembuatan kripik enthik ini dibuat dengan dua varian rasa, pedas dan gurih. Produksi saat ini dilakukan masih ketika ada pesanan, tapi menurut Ibu Jami ketua kelompok Ngudi Rejeki pemesaan kripik enthik saat sekarang lumayan ramai, kadang mereka sampai kekurangan bahan baku sehingga harus mendatangkan bahan baku dari pasar di kota.
Kripik enthik produksi Ngudi Rejeki dijual dengan harga Rp. 23.000 per kg untuk rasa gurih dan dijual Rp. 25.000 per kg untuk rasa pedas. Saat ini selain dijual kepada pemesan langsung juga dijual dengan cara dititipkan ke warung-warung di Shelter dengan kemasan yang lebih kecil.
Jun 23, 2011
Penyerahan Peralatan Home Industry di Dsn. Petung dan Dsn. Jambu dan Dsn. Kalitengah Lor
Minggu 27 February 2011 bertempat di barak pengungsian untuk masyarakat Dsn. Petung dan Dsn. Jambu dilakukan penyerahan seperangkat peralatan home industry dan bahan baku untuk Dsn. Petung dan Dsn. Jambu.
Peralatan home industry yang diberikan berupa satu set lengkap peralatan yang terdiri dari kompor lengkap dengan gas dan regulator, wajan, open, baskom, sotel, panci, tampah, timbangan dll.
Juga diberikan bahan baku untuk memulai kegiatan home industry, antara lain tepung, minyak goreng, gula dll. Kelompok ibu-ibu baik Dsn. Petung maupun Dsn. Jambu sebelum terjadi bencana erupsi Gunung Merapi telah pernah melakukan kegiatan home industry yaitu pembuatan Kripik pisang, slondok dsb. Sehingga pada kesempatan ini tim recovery menumbuhkan semangat berusaha kembali dengan memberikan berbagai motivasi, pelatihan, bantuan peralatan dan bahan baku, dan pemasaran serta akan mendampingi kegiatan home industry tersebut.
Bantuan peralatan dan bahan baku home industry diserahkan langsung oleh Ibu Ir. Nuraini Dwi, S. MP untuk Dsn. Petung sedangkan bantuan untuk Dsn. Jambu diserahkan langsung oleh Ibu Idoem Satia Santi, SP. MP.
Pada hari yang sama juga di serahkan bantuan peralatan dan bahan baku untuk Dsn. Kalitengah Lor Ds. Glagaharjo.
By : palinsi
Jun 14, 2011
Home Industry Kelompok Bangkit Merapi
Sabtu tanggal 19 Maret 2011, Tim pelaksana melakukan pengecekan terhadap kelompok Ibu-ibu dusun Kalitengah Kidul, yang telah melakukan pelatihan home industry pembuatan kripik pisang. Kebetulan sekarang mereka sudah pindah dari barak-barak pengungsian ke Shelter yang berlokasi di Dsn. Banjarsari salah satu dusun yang tidak terkena dampak erupsi di Desa Glagaharjo.
Pada kesempatan ini Tim menanyakan perkembangan home industry yang telah berjalan dan berbagai kendala yang dihadapi, kesempatan ini Tim bertemu dengan ketua kelompok Ibu-Ibu yaitu Ibu Sumarni yang merupakan istri dari kepala kadus Dsn. Kalitengah Kidul.
Dari ibu Sumarni dapat diketahui perkembangan dari home industry, kesempatan ini mereka juga melaporkan bahwasanya proses produksi terus berjalan dan sampai saat ini pemasaran kripik pisang aneka rasa dipasarkan dikawasan erupsi Gunung Merapi yang banyak menjadi tempat kunjungan orang-orang yang berpariwisata. Keripik pisang dalam pemasarannya dikemas dalam ukuran kecil 100 gr, dan dijual dengan harga Rp. 2000 per kemasan. Hasil dari penjualan masih mereka pergunakan untuk produksi-produksi selanjutnya.
Pada kesempatan ini juga Tim menunjukkan rencana label dari produk home industry mereka yang sebelumnya sudah Tim siapkan, dari rencana label yang Tim buat terdapat sedikit perubahan, yang pada akhirnya di sepakati untuk kelompok home industry Ibu-ibu Dsn. Kalitegah Kidul seperti pada gambar tersebut dibawah.
By : palinsi
Jun 12, 2011
Donat Ubi dan Kentang Kreasi Ibu - Ibu Dsn. Kalitengah Lor
Hari Jum’at tanggal 04 Maret 2011 dengan bantuan 1 pelatih alumni INSTIPER (Sari Asih, Alumni EP 05) dan 2 orang mahasiswi dari jurusan Teknologi Hasil Pertanian STIPER (Meta Novita dan Indry Rusna, THP 2008), Tim Recovery mengadakan pelatihan untuk kelompok ibu-ibu korban bencana erupsi Gunung Merapi Dsn. Kalitengah Lor. Pelatihan di mulai tepat jam 10.00 pagi, ternyata kehadiran Tim sudah ditunggu oleh ibu-ibu peserta pelatihan.
Peralatan dan bahan baku sudah dipersiapkan oleh ibu-ibu, sehingga ketika Tim sampai di lokasi kegiatan pembuatan donat langsung dapat dimulai. Pada awalnya pelatih memperkenalkan teknis pembuatan donat secara sederhana, yang kemudian langsung ditindak lanjuti dengan praktek.
Suasana pelatihan pembuatan donat pada hari itu sungguh menyenangkan, Ibu-ibu peserta pelatihan dan Tim sangat bersemangat tidak ada kecanggungan. Senyum semakin merekah ketika melihat bahan baku berubah bentuk menjadi donat dan siap digoreng.
By : palinsi
Jun 11, 2011
Pelatihan Home Industry Pembuatan Kripik Pisang di Dsn. Kalitengah Kidul
Bertempat di barak pengungsian Panti Sosial Anak Bimo pada hari Kamis tanggal 20 Januari 2011 dilakukan penyerahan bantuan peralatan dan bahan baku yang diserahakan langsung oleh Ketua Program kegiatan Bpk. Ir. Sri Gunawan, MP.
Setelah proses penyerahan bantuan peralatan dan bahan baku dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan kripik pisang, jenis pisang yang dipilih adalah pisang yang dapat tumbuh baik di Dsn. Kalitengah Kidul.
Pelatihan home industry ini berupa pengolahan dan pengepakan dengan bungkus yang layak dipasarkan sampai akhirnya dapat dijual. Pelatihan ini di harapkan membuka peluang bagi para ibu yang ingin secara serius memulai usaha mandiri ini. Terlihat senyum serta terdengar banyak canda pada saat pelatihan berlangsung, mereka seperti memperoleh semangat dan harapan kembali untuk memulihkan kehidupan serta menggapai kehidupan yang lebih baik. Semangat dari peserta pelatihan ini pun menular kepada semua tim kegiatan agar terus semangat dalam melakukan program Pemulihan Sumber Penghidupan Berkelanjutan bagi masyarakat yang terkena dampak bencana Gunung Merapi.
Sebagai pelatih dalam pembuatan keripik pisang ini adalah mahasiswa dari Institut Pertanian STIPER Yogyakarta khususnya dari Fakultas Teknologi Hasil Pertanian, yang sudah biasa melakukan pengolahan berbagai produk pertanian yang salah satunya adalah kripik pisang.
By : palinsi
Subscribe to:
Posts (Atom)




