Sep 8, 2011

Perkembangan Tanaman Jabon

Pada tanggal 17 Agustus 2011  juga dilakukan pengecekkan terhadap tanaman Jabon yang ditanam pada penghijuauan tahap 2 yaitu tanggal 13 Februari 2011 lalu, pengecekan dilakukan secara random sampling diareal KP2 INSTIPER. 
                                                    Gambar tanaman Jabon yang tumbuh tanpa serangan OPT

Sejak 6 bulan dari penanaman rata-rata tinggi tanaman sengon adalah 73,2 cm, lebar tajuk rata-rata 85 cm dan diameter batang rata-rata 4 – 6 cm.

Berbeda dengan tanaman sengon, pada tanaman jabon lebih banyak yang terserang OPT antara lain ulat dan belalang. Akibat serangan tersebut diperkirakan mencapai 5 % tanaman yang mati dari total keseluruhan tanaman. 
                                                                              Gambar tanaman Jabon yang terserang OPT

Tidak jauh berbeda dengan yang terdapat diareal KP2 Instiper, dilahan-lahan yang ditanam oleh masyarakat secara mandiri juga begtu, banyak yang terserang ulat dan belalang.

Baksos Bahan Pokok

Rabu, 17 Agustus 2011 dilakukan bakti sosial (baksos) di dusun Susukan Desa Kepuharjo untuk masyarakat korban erupsi merapi. Baksos ini kerjasama antara Tim Recovery Merapi dengan Ir. Anjal Anie Asmara M.Si dan Ir. Eny Rahayu baksos dilakukan untuk menyambut lebaran Idul Fitri 1432 H diamana pada saat-saat menjelang lebaran semua harga kebutuhan pokok menjadi mahal, diharapkan dengan adanya baksos ini dapat membantu masyarakat untuk menyambut lebaran. 



Pada baksos kali ini bahan pokok yang dibagikan untuk masing-masing KK antara  lain  beras, minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih dan teh. Kesempatan ini baksos dilakukan untuk untuk 55 kepala keluarga. 


Jul 30, 2011

Bak Penampungan Air Hujan


Dengan kondisi alam Ds. Glagaharjo seperti sekarang ini yang kering, tandus karena tidak terdapat pohon-pohon menyebabkan banyak sumber mata air yang mati atau sumber mata air yang dulu dipakai masyarakat tertutup akibat erupsi Gunung Merapi.

Hal tersebut menyebabkan kebutuhan air masyarakat Ds. Glagaharjo tidak dapat terpenuhi dengan baik. Banyak aktivitas masyarakat menjadi terganggu karena hal ini, aktivitas-aktivitas tersebut antara lain untuk kebutuhan air bersih rumah tangga, menyiram tanaman dan untuk minum ternak. 

Untuk mengatasi hal tersebut Tim Recovery bersama masyarakat melakukan dua cara pertama melakukan pencarian sumber mata air yang dapat digunakan oleh masyarakat sekitar, kedua melakukan pembuatan bak-bak penampungan air hujan. 

Pembuatan bak penampungan air hujan bertujuan untuk menampung air hujan dan diharapkan air yang ditampung tersebut dapat dimanfaat masyarakat untuk berbagai aktivitas usaha mereka antara lain memberi minum ternak.